Bagaimana perasaan Anda ketika Anda tahu bahwa artikel yang Anda buat dengan susah payah di copas (copy paste) oleh orang lain ke suatu blog, situs, atau juga forum? Pasti Anda merasa senang. Begitu juga dengan saya, saya pribadi senang. Apalagi kalau sampai tersebar kemana-mana, saya sangat senang sekali.
Saya pernah menulis artikel dan dikirim ke redaksi PCplus, dan tidak lama setelah dikirim, artikel saya dimuat di tabloid PCplus. Artikel tersebut berjudul “Memperkecil Ukuran File EXE” dan pernah juga dimuat di blog saya yang dulu (myflaz.com, tapi sudah expired). Dan saya tidak menyangka kalau artikel saya juga dimuat di harian KOMPAS, saya sangat senang skali saat itu. Tapi saya sedih ketika saya tahu kalau banyak yang menyalin artikel saya tanpa mencantumkan sumbernya. Jika Anda mengunjungi halaman hasil search di Google ini, banyak sekali blog yang berisi salinan artikel tersebut tanpa mencantumkan sumbernya. Bukan berarti saya mengharapkan agar nama saya dipajang dimana-mana, tapi saya sedih dengan orang-orang seperti itu, mereka tidak menghargai hasil jerih payah orang lain dan itu sama saja seperti membajak karya orang lain.
Dan hari ini saya melihat statistik DuniaTI melalui awstat, dan saya melihat banyaknya hits dari Kaskus. Setelah saya selidiki, akhirnya saya menemukan thread tersebut di Kaskus. Saya kesal sekali melihatnya, orang tersebut dengan ID LuciousNine menyalin artikel saya yang berjudul 6 Tips Optimasi Netbook tanpa mecantumkan sumbernya. Dan yang membuat saya lebih kesal lagi, si LuciousNine ini mem-posting artikel di Kaskus hanya untuk mencari “cendol” semata.
Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini?
Selasa, 29 Desember 2009
Suka dan Duka Ketika Sebuah Artikel di-Copas
Diposting oleh
nick_lemek
.
Selasa, 29 Desember 2009